Pekalongan.rilisjateng.com – Memperingati Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati setiap 14 September, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan terus mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai ruang belajar sekaligus sarana menumbuhkan minat baca dan budaya literasi masyarakat sejak dini.
Kabid Perpustakaan Dinarpus Kota Pekalongan, Mahfud, saat ditemui di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Pekalongan, Senin (14/9/2026), mengatakan perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca dan menyimpan koleksi buku, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai arena belajar bagi berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD, RA, SD hingga perguruan tinggi.
“Diharapkan perpustakaan bisa menjadi arena belajar. Jadi bukan hanya menyumbang atau menyediakan buku saja, tetapi juga bisa digunakan untuk kegiatan belajar dan praktik,” ujar Mahfud.
Menurutnya, animo masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan juga menunjukkan peningkatan dari bulan ke bulan. Salah satunya terlihat dari kunjungan puluhan siswa RA Muslimat NU Masyithoh 20 Bumirejo yang datang ke Perpusda didampingi para guru bertepatan dengan Hari Kunjung Perpustakaan.
“Kaitannya dengan fasilitas, kami menyediakan buku-buku dan bacaan anak, kemudian anak-anak juga diajak senam bersama serta melihat video atau multimedia yang ada di perpustakaan,” jelasnya.
Mahfud berharap momentum Hari Kunjung Perpustakaan dapat semakin mendekatkan masyarakat dengan perpustakaan sehingga minat baca dan budaya literasi terus berkembang.
Sementara itu, Kepala RA Muslimat NU Masyithoh 20 Bumirejo Kota Pekalongan, Laili Muniroh, mengatakan kunjungan ke perpustakaan telah diagendakan sejak awal tahun ajaran sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler. Kegiatan tersebut ditujukan untuk mengenalkan literasi kepada anak-anak sejak usia dini.
“Tujuannya untuk mengenalkan anak terhadap literasi sejak dini, supaya anak suka membaca,” kata Laili.
Dalam kunjungan tersebut, sebanyak 65 siswa mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan di perpustakaan. Selain dikenalkan dengan koleksi buku, anak-anak juga mengikuti senam dan menyaksikan film atau tayangan multimedia.
Laili berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kegemaran membaca pada anak di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan gawai yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Harapannya anak dari dini gemar untuk membaca dan suka membaca,” pungkasnya.(***)
